Jumat, 20 September 2013

letter for my kids


Hices and decisions,
guiding your life down the path you desire.
For the first part of your life, allow your father and I to guide you 
and be responsible for you 
and make choices for you.You are going to fight us for your freedom 
and as long as we trust you,
you’ll have enough freedom to be who you are.
We will embrace the person you grow into, 
because you come from us, and more importantly, 
I want you to embrace who you are. 
Your fears and failures, hopes and dreams, 
every flaw and every good thing that makes up the heart that shines inside of you. 
You will always be our child, 
and we will be the two people in your life
you can always lean on and come to 
when you are at you lowest point no matter what. 
Remember to only make promises you can keep, 
see the good in people but don’t be too surprised
when they only show you the bad. 
I promise you, 
you will never fight a battle alone.
With every ounce of my love, Mom
Terkadang kurasakan
 Beratnya kehidupan ini 
Ada kalanya tak sanggup lagi
 Hadapi persoalan yang terjadi
 Namun kutahu Tuhanku sanggup 
Menolong hidupku 
 Berharaplah... 
 
 
Jangan pernah berhenti harap padaNya
 Sekalipun hilang semua harapanmu
 Tetaplah percaya 
(Dalam hatiku kutetap harap padaMu)
 Tuhan mengasihimu 
Tak pernah Dia biarkan kau sendiri
 Percayalah saatnya pastikan tiba
 Dia menolongmu-pulihkanmu


IM BLESSED


Kadang Tuhan izinkan
Sgala beban persoalan
Agar kita melihat
Kasih NYA yang nyata

Hatiku percaya hanya engkau
Harapanku saat tiada jalan
Dan saatnya kunantikan
Kau bekerja indah pada waktunya

Kamis, 05 September 2013


 
 
 
 
 
 
 
Home : News : Studio 9 Hidupkan Kembali Format Analog Dalam Rekaman
 
   Studio 9 Hidupkan Kembali Format Analog Dalam Rekaman 
Posted on : 2013-07-23


Proses rekaman dalam format analog yang telah lama ditinggalkan oleh studio-studio di Indonesia kini mulai ‘bangun’ dari mati surinya. Adalah Studio 9 yang dimotori oleh Ivan S. Ambri memulai pergerakan untuk berproduksi kembali secara analog. Sebuah misi yang cukup menantang mengingat banyak faktor yang harus dibenahi setelah studio ini bangkit kembali dari hibernasi selama 8 tahun.

Studer A80 24 track tape machine 
Tetapi, tak ada halangan yang berarti bagi studio yang pertama kali beroperasi tahun 1981 ini. Untuk urusan tape machine, Mas Ivan sengaja ‘menculik’ bapaknya tape machine Studer Indonesia, Pak Clemens Angkadiredja atau yang biasa dipanggil Clem. Banyak hal yang harus dibenahi tapi pada akhirnya tape machine pun dapat menjalankan tugasnya. Pada saat kami berkunjung ke sana, sedang dilakukan persiapan rekaman drum ‘DeadSquad’ sebuah band Death Metal dari Jakarta.

Pak Clemens Angkadiredja

Deretan preamp dahsyat dari Big Knob Audio. (atas:Rupert Neve 5024,Chandler Germanium,API 3124+,Phoenix DRS-8) 
Dalam sesi kali ini kami ikut mendukung pergerakan yang dilakukan Studio 9 dengan beberapa preamp pilihan di antaranya Phoenix DRS-8, Rupert Neve 5024, API 3124+, dan Chandler Germanium. Selain itu ada juga beberapa microphone Heil, Mojave, dan AEA yang digunakan dalam sesi rekaman. Sedikit bocoran, selain DeadSquad ada juga Zi Factor, Barry Likumahua Project, ADA Band, serta Dewa Budjana yang sudah tertarik untuk mendukung pergerakan ini. Pastinya sangat menarik untuk mendengarkan hasilnya nanti ketika dirilis. Viva la Resolucion! -ryr
Video 'behind the scene' Deadsquad di Studio 9


 
 
 
     
CUSTOMER SERVICE & SALES
Rukan Sudirman Park Blok B No.8
Jln. KH Mas Mansyur Kav 35
Jakarta-10220
Indonesia
Tel. +62-21-57943860
Email : sales@bigknob.net
SALES
RESOURCES

     
 
     
 
 
© 2013 Big Knob. All Rights Reserved. Terms and Conditions | Privacy and Security